cara budidaya bawang merah




Budidaya tanaman bawang merah sangatlah bervariasi di berbagi daerah, di artikel kali ini saya akan  menulis tentang budidaya bawang merah dari daerah duri tepatnya di desa belalang, kecamatan anggeraja, kabupaten enrekang, Sulawesi selatan
*Penyipan lahan di bedakan jadi dua yaitu penyiapan lahan tegalan dan penyiapan lahan bekas padi sawah, namun yang saya bahas disini adalah penyiapan lahan tegelan
1.persiapan lahan tegalan
·         Rumput – rumput liar di sekitar kebun di buang
·         Tanah di garap hingga tanah menjadi gembur
·         Buat bedengan ukuran lebar sekitar  1 meter , dengan selokan 30-40 cm
·         Ratakan permukaan bedengan hingga
·         Semprot lahan dengan herbisida  untuk menghindari tumbuhnya gulma
·         Beri pupuk dasar urea dan pupuk SP 36  dengan perbandingan 1: 1
         2.penanaman
Sehari sebelum tanam tanah disiram terlebih dahulu agar keadaan lapisan tanah atas cukup lembab,  jarak bawang merah pada musim kemarau 15×15 cm pada musim penghujan 20×15 cm, di daerahku sendiri cara member jarak dengan menggunakan alat seperti pada gambar
                    
     
                        Cara menggunakan alat ini, terlebih dahulu kita atur jarak sesuai kebutuhan lalu mulai melakukan penggarisan, dari atas ke bawah bedengan
  cara menanam bawang merah yaitu,  tanamkan bibit bawang merah satu per satu ke dalam tanah dengan poisisi suing jangan terbalik, setelah selesai siram hingga cukup basah

          3. pemeliharaan tanaman
                                Setelah penanaman selesai  Kegiatan yang perlu dilakukan adalah Penyulaman yang dilakukan pada saat tanaman mulai tumbuh sekitar 1 minggu, cara penyulaman dengan mencari dan mengganti bawang merah yang mati atau yang membusuk
                                Kegiatan lain yang perlu di lakukan yaitu penyiraman apalagi keadaan iklim yang kering. Penyiraman cukup rutin dilakukan 2-5 kali dalam seminggu, untuk mencegah tanah supaya tidak kering , tapi ada periode  pembentukan umbi dan  penyiraman mulai di kurangi
A)  fase vegetative
Pengamatan hama
          
1)    Ulat bawang
Ulat bawang di sebut juga ulat grayak serangga dewasa hama ini berupa kupu-kupu berwarna kelabu, serangga ini meletakkan telurnya di daun bawang merah dan juga gulma yang tumbuh di sekitarnya. Hama ini mulai meresahkan petani pada saat telur mulai menetas
    Tanda-tanda serangan hama ini;
·         ulat-ulat kecil membuat lubang pada daun dan dapat merusak jaringan daun
·         daun bawang merah tampak bercak putih, kemudian layu, berlubang, dan ada kotoran ulat di dekat lubang
                                  pengendalian
                                a)cara pertama yang petani harus lakukan adalah pencegahan, karna pencegahan itu   lebih baik dari mengobati;
-secara mekanis, di daerah saya  petani sering membuat perangkap kupu-kupu dengan cara memberi lem di suatu tempat yang berwarna putih seperti botol, asalkan berwarna putih dan menempatkannya di suatu lahan tanaman bawang merah  sperti pada gambar;
                          
-cara kimiawi yaitu dengan menyemprotkan insektisida seperti
                                b)cara ke dua setelah ulatnya mulai menetas
-secara mekanis, ular ini sering berada di luar pada pagi hari sekali dan di malam hari, dan saat seperti inilah petani dapat mencari ulat tersebut dan membunuhnya
-secara kimia dengan menyemprotkan insektisida yang efektif
2)hama ulat tanah
                                    Hama ulat tanah muncul akibat lahan yang tidak bersih cirri-ciri hama
·         Serangga dewasa berupa berwarna coklat tua sampai hitam
·         Panjangnya 4-5 cm
      Tanda-tanda penyerangan hama ini, pada tanaman muda daun bawang merah agak rebah karena pemotongan pangkal daun oleh ulat tersebut
         Pengendaliannya;
-Secara mekanis yaitu mengumpulkan ulat pada senja atau malam hari dan membunuhny
-secara kimiawi disemprot insektisida yang efektif
Pengamatan penyakit
1)Bercak ungu
Penyakit bercak ungu di sebabkan oleh jamur atau percikan ari ke daun bawang tanda-tanda penyakit ini gejala awalnya terjadi bercak kecil berwarna ungu dan putih sampai kelabu pada daun itu, gejala lebih lanjutnya becak tersebut akan membesar  ujung daun mengering  bahkan penyakit ini dapat membuat umbi menjadi busuk pada saat di panen , Pengendalian penyakit ini dengan menyemprotkan fungisida yang efektif
2)busuk daun
Penyakit busuk daun disebabkan oleh jamur penyakit ini sering menyerang bawang merah pada musim penghujan penyakit iuni umumnya menyerang tanaman pada saat mulai membentuk umbi  pengendaliannya penyemprotan fungisida seperti
3)virus
 penyakit yang di sebabkan ole virus gejalanya pada bawang merah ; pertumbihannya kerdil, anakan sedikit, pertumbuhan terhambat, pangkal daun menguning . cara menghindarinya dengan memilih bibit tanaman bawang merah yang sehat


               
b) pemberian pupuk di fase vegetatif
                                         Jenis dan dosis pemberian pupuk sangat bervariasi antar daerah tergantung struktur tanah dan keadaan alam tempat tersebut
                                -Pemberian  Pupuk pertama yaitu ketika bawang merah berumur 1-2minggu dosis pupuk  urea 15 kg + sp 36 11 kg + kcl 9 kg atau menggunakan pupuk npk (20-10-10)  yang di tebar secara merata dia atsa bedengan  kemudian di siram,  kebutuhan hara nitrogen sangat di perlukan pada awal perkembangan tanaman
                                Pemberian  Pupuk ke dua ketika bawang merah berumur  3-4 minggu dengan dosis   urea 15  kg + sp 36 11 kg + kcl 9 kg atau menggunakan pupuk npk (20-10-10) yang di tebar merata dia atas bedengan kemudian di siram
B)   pembentukan umbi
      
pada periode ini pemberian akan unsur  hara nitrogen tidak begitu banyak di berikan tapi unsur hara kalium dan fosfat yang banyak di perlukan  untruk membentuk umbi yang besar dan berkualitas  
pemberian Pupuk ke 3 di lakukan pada saat tanaman bawang merah berumur  ±5 minggu dengan dosis  urea 11 kg+ sp36 16 kg+ kcl 13 KG atu pupuk majemuk NPK (15-15-15)
                                pemberian  Pupuk ke 4 dilakukan pada saat tanaman berumur 45 HST dengan dosis urea 5 kg + sp 36 20 kg + kcl 15 kg dan biarkan 3 hari diatas tanah kemudian di siram
                C) panen
                                Tanaman bawang merah dapat di panen hasilnya setelah berumur 58 – 80 hari tergantung  varietas dan penggunaan hasil umbinya cirri-ciri bawang merah siap panen adalah;
·         Tenaman telah cukup tua
·         Umbinya kelihatan cukup besar, berisi
·         Daunnya sudah agak menguning
Cara memanem bawang merah
                Cara panen bawang merah adalah dengan mencabut  rumpun tanaman beserta batangnya. Dan di kumpulkan di suatu tempat penampungan sementara. Di daerahku khususnyta di belalang sendiri tanaman bawang merah yang sudah dipanen di kumpulkan di dalam tenda yang memang sudah di siapkan sebelumnya, cara ini sangatlah mudah dan penjemurannya cukup mudah kita tinggal membuka tenda di pagi hari dan menutpnya pada saat sore hari penempatan tenda di tmpatkan di tengah lahan

                   semoga artikel di atas bermanfaat, dan menjadi motifasi bagi anda untuk membudidayakan bawang merah 
                               
                                      
                               


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar